Beranda

Xylotheque atau disebut juga xylarium adalah bangunan atau ruangan di mana koleksi berbagai jenis kayu dikumpulkan, dicatat, ditata, dirawat, dan disediakan bagi pihak-pihak yang memerlukan.

Xylarium Bogoriense adalah salah satu xylotheque yang dimiliki oleh Indonesia. Xylarium yang didirikan pada tahun 1914 ini terdapat di Pusat Litbang Hasil Hutan (P3HH)Badan Litbang dan Inovasi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Bogor. Xylarium ini telah tercatat dalam Index XylariorumInstuonal Wood Collection of the World sejak tahun 1957 (kode BZFw), dan tercatat dalam Index Herbariorum Indonesianum

Pada 28 September 2018, Xylarium Bogoriense telah dideklarasikana sebagai Xylarium No 1 Dunia oleh Menteri LHK Siti Nurbaya di Yogyakarta dengan jumlah koleksi pada saat itu sebanyak 192.395 spesimen otentik. Hal ini juga telah diakui oleh International Association of Wood Anatomist (IAWA).

Per Mei 2020, jumlah koleksi Xylarium Bogoriense sebanyak 203.809 spesimen yang yang terdiri atas 62 jenis rotan, 56 jenis bambu, dan 3.668 jenis kayu (110 suku, 785 marga) Indonesia. Koleksi kayu luar negeri sebanyak 2.632 jenis kayu (146 suku), sehingga total koleksi kayu Xylarium Bogoriense sebanyak 6.300 jenis kayu.

Peran dan maanfaat Xylarium Bogoriense :

  1. Sarana penunjang penelitian ciri anatomi dan taksonomi tumbuhan berkayu
  2. Bahan rujukan identifikasi contoh kayu tidak dikenal
  3. Sumber informasi nama setempat dan nama ilmiah kayu
  4. Sumber informasi keanekaragaman jenis kayu di suatu wilayah
  5. Sumber informasi wilayah persebaran jenis-jenis kayu tertentu

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai Xylarium Bogoriense 1915, hasil-hasil penelitian yang dilakukan di Laboratorium Anatomi Lignoselulosa, serta jasa pelayanan identifikasi kayu dan fosil kayu dapat menghubungi para peneliti dan teknisi Laboratorium Anatomi Lignoselulosa di kantor P3HH, Jl. Gunung Batu No. 5 di Lantai 3 Gedung Kelti Biologi dan Pengawetan Hasil Hutan.